Home / Anambas / Saling lempar tangung jawab proyek physik di Anambas

Saling lempar tangung jawab proyek physik di Anambas

Jalan Anambas  rusak parah

Jalan Anambas rusak parah

Keterlambatan lelang proyek di Pemerintah daerah kabupaten kepulauan Anambas kini mendapat sorotan tajam dari beberapa elite politik di Anambas.

Cerita lempar tanggung jawab sudah bermunculan di masing -masing SKPD anambas, ULP Menyalahkan SKPD dan SKPD menyalahkan ULP.

Mengenai banyaknya pekerjaan yang belum terselesiakan pada pelelangan tahun ini , Kepala Dinas Pekerjaan Umum Eko Sutarso menyebutkan hal tersebut merupakan tanggung jawab dari ULP-LPSE. sedangkan pihaknya sudah berupaya sebaik mungkin untuk melelang seluruh paket pekerjaan ke ULP sebagaimana yang tersedia, jelasnya

Beberapa prusahaan yang melakukan kesalahan, karena dinilai tidak mampu melaksanakan pekerjaan selaku pemenang tender sejumlah paket pekerjaan yang diselenggarakan saat itu telah mendapat Blacklist

Dalam dua tahun terakhir (2012-2013), PU Anambas telah memasukkan sebanyak 22 perusahaaan kedalam daftar hitam, karena tidak mampu melaksanakan pekerjaan selaku pemenang tender.

“Untuk tahun ini sebanyak 15 perusahaan yang sudah mendapat blacklist. Sedangkan tahun 2012 lalu terdapat sebanyak 7 perusahaan. Artinya sampai saat ini sudah terdapat 22 perusahaan yang terpaksa kita blacklist, karena tidak mampu melaksanakan pekerjaannya dengan baik, sebagaimana yang diharapkan,” ucap Kepala Dinas PU Anambas, Ir Eko Sutarso ..

Anehnya perusahaan yang di blacklist itu , orangnya juga tetap sama membawa perusahaan yang berbeda, pada saat memasukan lelang proyek berikutnya, Eko menyebutkan hal tersebut bukan kewenangan dari pihaknya, hal ini dinilai sama saja tidak ada bedanya ibarat kucing dalam karung alias orang nya tetap aja sama.

“Yang kita blacklist tersebut merupakan perusahaan yang bersangkutan. Namun jika memang orangnya membawa perusahaan lain, kita tidak bisa mengahalangi mereka untuk ikut lelang. Yang pasti, nama perusahaannya yang kita blacklist, tidak bisa lagi ikut sebagai peserta lelang berikutnya,” Dalih Eko.

Mengenai pekerjaan perusahaan yang masuk dalam daftar hitam selama ini, Eko menyebutkan, akan segera melelangnya kembali agar anggaran yang telah disediakan bisa terserap dengan baik pada tahun berikutnya.

“Jika masalah pekerjaan perusahaan yang telah dibalcklist akan kita lelang kembali dan kalau sudah sempat bekerja maka kita bayar sesuai dengan volume kerja dan sisa anggaran akan kita kembalikan ke kas daerah,” ungkapnya.

Mengenai banyaknya pekerjaan yang belum bisa terselesaikan dilelang saat ini, ia menyebutkan hal tersebut merupakan tanggung jawab dari ULP-LPSE. Pihaknya sudah berupaya sebaik mungkin untuk melelang seluruh paket pekerjaan ke ULP sebagaimana yang tersedia.

Wakil bupati kepulauan Anambas Abdul Haris , SH sempat kesal dengan proyek jalan yang tak jadi-jadi, ujarnya saat safari Ramadhan di Gudang tengah beberapa waktu lalu, sedangkan Sekretaris PU Sahtiar yang hadir pada waktu itu , mengatakan bahwa proyek jalan tersebut masih ada kaitanya dengan proyek tahun 2012. , tetapi disitu tidak dijelaskan secara rinci masaalah itu, karena wakil bupati Abdul Haris tidak mengizinkan Dia untuk berdiri.

Anehnya pada Didinas PU telah dikucurkan dana yang cukup besar pada anggaran tahun Anggaran 2013 dibandingkan dengan beberapa SKPD lainnya (red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top