Home / Nasional / Pemkab Bengkayang “Segera”Realisasi Gati Rugi Tanah PLTU

Pemkab Bengkayang “Segera”Realisasi Gati Rugi Tanah PLTU

tomyBengkayang,(LA)-Kabupaten Bengkayang akan memiliki dua perusahaan listrik tenaga uap (PLTU) yang diprogramkan oleh Pemerintah Pusat untuk mengantisipasi masalah isu Nasional tentang kelemahan pembangkit listrik, yang sering mengadakan pemadaman.

Perusahaan PLTU tersebut terletak di wilayah Kecamatan Sungai Raya Kepulauan di Desa Karimunting Dusun Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang.

Untuk PLTU yang ada di Kalimantan Barat yang sedang dilaksanakan baru dua perusahaan yang satu terletak di Desa Jungkat, Kabupaten Pontianak  dan satunya di Dusun Tanjung Gundul Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang yang baru dilaksanakan dalam pekerjaan dua tahun yang lalu.

Sekarang PLTU 3 akan dilaksanakan juga di Kabupaten Bengkayang yang letaknya kurang lebih 2 Kilometer dari PLTU 2. Sekarang Tim 9 sedang melaksanakan pencairan dana untuk ganti rugi pelaksanaan PLTU 3, Tim 9 tersebut dipimpin oleh Sekda Bengkayang Drs. Kristianus Anyim,Msi., dan Asisten 1, Kepala Kejaksaan, Kepala BPN, Kepala Bapedda, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Kepala Badan  Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Dengan tujuan dibentuknya Tim 9 tersebut untuk menentukan dan menetapkan lokasi PLTU 3 supaya tidak bermasalah dan membuat hitungan ganti rugi tanah dan tumbuhan yang ada.

Tim 9 dan masyarakat setempat menyepakati ganti rugi tanah warga yang ada dengan harga 1 meter persegi dihargai dengan Rp. 57.600,- per meter dan tanam tumbuh sesuai dengan tanaman yang ada, kata Drs. Kristianus Anyim, Msi. (5/6)

 Ganti rugi tanah akan dibayar, di Kantor Camat Sungai Raya Kepulauan akhirnya tertunda dikarenakan kurang kesepakatan dan persyaratan yang masih belum lengkap.

Pembayaran ganti rugi tanah tersebut akan dilaksanakan pada tanggal (25/6)  dan Pemerintah Bengkayang berjanji kepada PLN persyaratan yang belum lengkap akan dipenuhi, unkap Asisten II Aleksius kepada wartawan LintasAnambas Online usai acara tersebut.

Sebanyak 122 sertifikat yang akan dibayar kepada pemilik sertifikat, luas tanah yang disiapkan untuk PLTU 3 seluas 45 hektar yang sudah disiapkan oleh Pemda Bengkayang dan tidak ada masalah lagi, tambahnya Aleksius.

Mulyadi, SH. mengungkapkan kepada wartawan LIntasAnambas Online, sangat menyayangkan penundaan pembayaran ganti rugi tersebut. Bukannya masyarakat tidak mau melaksanakan program pemerintah tersebut tetapi kami sangat mendukung program pemerintah hanya tetapi, masyarakat sangat menyayangkan segala janji selalu diundur-undur, saya kuatirkan masuknya pihak ketiga membuat program ini batal.

Pada tanggal 25/6, agar Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan perusahaan PLTU segera menyelesaikan permasalahannya dan tidak ada lagi kendala , supaya masyarakat tidak dirugikan baik itu waktu maupun materi,” pungkas Mulyadi saat di Aula Kantor Camat Sungai Raya Kepulauan.(Uray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top